Senin, 12 Oktober 2015

Welcome me Jogja!




                Bagi sebagian orang, di umur 22 tahun ada banyak hal yang sudah mereka capai, ada banyak tempat yang sudah mereka tuju, dan ada banyak mimipi yang siap mereka kejar. Tapi  bagiku, umur 22 tahun masih berarti tinggal dengan orang tua, menjadi mahasiswa dan tidak pernah kemana-mana, serta msih terlunta-lunta dalam pertanyaan ‘aku ingin jadi apa?’. Jadi, ketika terpilih menjadi salah satu finalis sebuah lomba di Jogjakarta, aku benar-benar yakin, bahwa akhirnya aku memiliki kemerdekaan untuk bertanggung jawab, dan kesempatan untuk belajar tentang lingkungan baru. Mandiri, tanpa bantuan orang tua. Yeah, well sedikitnya masih.
                Anyway, finally welcome me Jogja!
               Yah, meskipun ini bukan murni liburan, tetapi yang penting kan keluar kotanya, menikmati suasana baru, pengalaman baru, dan lingkungan baru. Sesampainya di Jogja ada seseorang yang aku kenal dengan baik yang menjemput dan membantuku mengurus akomodasi sehari sebelum mendaftar kembali ke panitia lomba. Jujur saja, selama mengikuti perlombaan aku sama sekali tidak fokus karena tegang sekaligus bersemangat. Tegang mengikuti proses presentasi, dan bersemangat karena ini pertama kalinya aku keluar kota tanpa orang tua, dan inilah satu-satunya kesempatanku untuk mempersiapkan segalanya sendiri.
                 Selama dua aku hari mengikuti mekanisme schedule acara perlombaan, dan selama itu setiap akomodasi peserta ditanggung oleh panitia. Ketika acara berakhir, masalah pertamaku pun dimulai. Awalnya aku pikir akan sangat menyenangkan dan setelah itu petualangan pun dimulai. Tapi ternyata tidak. Sebelum lepas menikmati liburan hal pertama yang haru aku lakukan adalah menemukan penginapan. Dengan pertimbangan lokasi yang strategis, aku memutuskan untuk menginap di daerah maliobro. Dan ternyata, menemukan penginapan yang masih kosong di jam-jam sibuk dan di hari menjelang weekend sungguh amat sangat sulit dilakukan. Hampir sepeti berburu harta karun, penginapan-penginapan yang sesuai budget sudah hampir penuh,  sedangkan penginapan yang nyaman dan kosong kebanyakan harganya jauh dari anggaran yang aku miliki. Ditambah kami sama sekali tidak tahu seluk beluk jalanan malioboro, jadilah pencarian penginapan ini sepenuhnya mengandalkan insting dan naluri sekaligus kenekatan asal tebak untuk melihat-lihat harga kamar. Akhirnya setelah perjuangan yag amat berat, aku mendapatkan sebuah penginapan yang cukup murah dan nyaman untuk satu malam. Dan waktu yang aku alokasikan untuk jalan-jalan sudah terbuang sukses dalam pencarian penginapan yang melelahkan.

                Akan tetapi semua kelelahan tadi trbayar dengan suasana Malioboro yang menakjubkan. Setiap pagi, ada ratusan penjaja makanan khas jogja yang akan berseliweran di sekitar penginapan, tidak perlu jauh-jauh untuk mencicipi aneka jajanan tersebut.  Malamnya juga sangat semarak, it was really wonderful, di sepanjang jalan ada pertunjukan seni yang benar-benar bagus untuk dinikmati, pemusik, penari dan anak-anak muda yang menampilkan kreasi breakdance memenuhi trotoar utama alun-alun selatan. Dari penginapan aku hanya perlu berjalan sebentar untuk menikmati pertunjukan ini, jadi meskipun sudah malam aku tetap bisa berjalan-jalan dengan aman dsekitar penginapan, untuk oleh-olehnya pun tidak perlu jauh-jauh.  Malioboro memang terkenal dengan seni jalanan dan pusat perbelanjaan oleh-oleh terbesar di kota Jogjakarta.  
                Keesokan harinya kami mengunjungi Borobudur, parangtritis dan keraton.  Perjalanan ini cukup melelahkan, tetapi ada banyak hal yang aku dapatkan. Dari perjalanan ini aku telah belajar banyak hal, tentang lingkungan, tentang suku, agama dan juga bangsa. Ini membuatku sadar, untuk menjadi orang yang lebih baik, kita harus sering melakukan perjalanan. Dengan perjalanan kita belajar dan memahami banyak hal. Nilai plusnya kita akan mendapatkan pengalaman yang tidak terlupakan.
                Anyway, setelah 5 hari paling menyenangkan selama bulan Mei ini, dengan sedih aku pun pulang, meskipun tidak mendapatkan juara setidaknya ada pengalaman-pengalaman luar biasa yang aku dpatkan dari liburan kali ini. Sekedar tips untuk teman-teman yang ingin jalan-jalan, biar enggak ribet di tempat tujuan ada baiknya mencari reservasi hotel terlebih dahulu. Ada banyak aplikasi yang memudahkan kita untuk memilih penginapan yang kita inginkan. Salah satunya adalah klikhotel.com. 
               Klikhotel.com menyediakan berbagai reservasi baik penginapan maupun penerbangan yang relatif lebih murah. Situs ini juga sangat mudah dan praktis karena menyediakan filter pencarian dari kisaran harga, sampai tipe penginapan. Jadi, meskipun ada banyak pilihan penginapan, kita dapat dengan mudah menemukan penginapan yang sesuai dengan keinginan dan anggaran keuangan.  Selain itu, klikhotel.com juga menyediakan peta hotel yang kita inginkan, jadi jika penginapannya tidak menyediakan layanan jemputan, kita bisa dengan mudah mencapai lokasi penginapan dengan bantuan peta di aplikasi ini. Ingat loh, persiapan yang matang akan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan selama liburan. Dan yang bagian terbaiknya adalah ada banyak sekali pilihan diskon harga baik penginapan dan tiket pesawat. 
                Jika anda menemui kesulitan dalam pemesanan dan  perlu bantuan, ada nomor yang dapat langsung kita hubungi. Secara pribadi aku memang belum menggunakan aplikasi ini atau mengunjungi situsnya, karena saat itu aku belum tahu tentang klikhotel.com, tetapi secara pasti ini adalah situs pertama yang akan aku gunakan untuk perjalananku selanjutanya.
                Ingat, liburan yang seru adalah liburan yang penuh dengan persiapan yang matang.  Jadi, pastikan anda mempersiapkan liburan dengan baik.
                Selamat membooking dan selamat berlibur!.

Cut May

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2015 maycut on post